Pengenalan Pentingnya Kebugaran Jasmani bagi Taruna SMK Penerbangan Semarang
DOI:
https://doi.org/10.46838/ic.v4i1.1121Keywords:
Taruna Penerbangan, Kebugaran Jasmani, Literasi Kesehatan, SMK, Ilmu KeolahragaanAbstract
Kebugaran jasmani merupakan syarat fundamental bagi taruna SMK Penerbangan, mengingat prospek karier mereka di industri penerbangan maupun militer menuntut stamina fisik yang tinggi. Namun, banyak taruna yang belum memahami metode latihan terstruktur dan manfaat jangka panjang dari menjaga kebugaran. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran taruna SMK Penerbangan Semarang mengenai pentingnya kebugaran jasmani melalui sosialisasi dan demonstrasi lapangan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif yang melibatkan 50 taruna, dengan evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan, di mana skor rata-rata meningkat dari 58% menjadi 92%. Dapat disimpulkan bahwa program ini efektif meningkatkan literasi kesehatan taruna dan memotivasi mereka untuk menerapkan pola latihan fisik yang lebih disiplin.
References
Astuti, W., & Nurhafizah. (2020). Pengaruh metode pembelajaran terhadap perkembangan motorik. Jurnal Obsesi, 4(2).
Barnett, L. M., et al. (2022). Motor competence and health: A systematic review. Sports Medicine, 52(4).
Caspersen, C. J., et al. (2021). Physical activity and fitness: Definitions for health. Public Health Reports.
Facer-Childs, E. R., et al. (2020). Sleep and circadian rhythm disruption in mental health. Sleep Medicine Reviews, 53.
Fauzan, H. A., et al. (2024). Edukasi Aktivitas Fisik dan Bahaya Merokok. Jurnal Insan Cendekia, 3(3).
Garcia, J., & Lee, S. (2024). Physical Literacy in Vocational Education: A Global Perspective. International Journal of Sport Science, 14(2).
Hidayat, T., & Mulyana, R. (2023). Integrasi Sport Science dalam Pembelajaran Jasmani. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 19(1).
Hildan, N. M., et al. (2025). Implementasi Manajemen Olahraga dalam Meningkatkan Mutu Kompetisi. Jurnal Insan Cendekia, 3(3).
Jones, R. A., et al. (2022). Impact of structured physical activity on preschoolers. Early Childhood Research Quarterly, 58.
Kusuma, D. W. (2022). Peran Pendidikan Jasmani pada Sekolah Vokasi. Jurnal Keolahragaan, 10(2).
Miller, T., et al. (2022). Preventing injuries in vocational physical training. Journal of Occupational Health, 64(1).
Nugroho, A. (2023). Evaluasi Program Pengabdian Masyarakat Berbasis Aktivitas Jasmani. Jurnal Abdimas Olahraga, 4(1).
Pratama, R. (2021). Analisis Tingkat Kebugaran Jasmani Siswa SMK. Jurnal Ilmu Keolahragaan, 20(3).
Roberts, D., et al. (2025). Sport Science Applications in Military and Aviation Training. Journal of Performance Science, 18(1).
Samsudin. (2021). Tes dan Pengukuran Keterampilan Motorik. Jakarta: Prenada Media.
Sari, R. P., & Ningsih, F. (2021). Desain Eksperimental Terapan dalam Mengukur Kinerja Motorik. Jurnal Psikologi Pendidikan, 15(2).
Smith, J., et al. (2023). The role of physical stamina in aviation safety. Aviation Psychology and Applied Human Factors, 13(1).
Tomporowski, P. D., & Pesce, C. (2019). Exercise and cognition via common processes. Psychological Bulletin, 145(9).
WHO. (2020). Guidelines on physical activity and sedentary behaviour. Geneva: World Health Organization.
Wiyani, N. A. (2022). Manajemen Program Bermain Terarah untuk Kecerdasan Kinestetik. Jurnal Manajemen PAUD, 5(2).
Zeng, N., et al. (2020). Effects of physical activity on motor skills: A systematic review. BioMed Research International.
Published
How to Cite
Issue
Section
Copyright (c) 2026 Ridwan Afif, Yogi Slamet, Helmi Akmal Fauzan, Nur Muhamad Hildan, Nadia Nurul Paramitha

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






