Authorship Criteria

Jurnal Bina Ilmu Cendekia berkomitmen untuk menjamin transparansi, akuntabilitas, keadilan, serta pengakuan yang layak atas kontribusi terhadap karya ilmiah. Kebijakan ini disusun dengan merujuk pada Committee on Publication Ethics (COPE).

1. Persyaratan Penulisan

Kepenulisan harus dibatasi pada individu yang telah memberikan kontribusi ilmiah yang nyata dan signifikan terhadap penelitian dan/atau penyusunan naskah. Individu yang tercantum sebagai penulis diharapkan untuk memberikan kontribusi signifikan terhadap konsepsi, desain, pelaksanaan, analisis, interpretasi, atau penyusunan karya tersebut, meninjau dan menyetujui naskah yang diserahkan beserta versi finalnya untuk dipublikasikan, serta menerima tanggung jawab dan akuntabilitas atas kontribusi masing-masing dan integritas karya yang dipublikasikan.

Semua individu yang memenuhi kriteria kepenulisan harus dicantumkan sebagaimana mestinya, sementara individu yang tidak memenuhi kriteria tersebut tidak boleh dicantumkan sebagai penulis.

Posisi akademik, senioritas, wewenang kelembagaan, hubungan profesional, atau reputasi semata tidak dapat menjadi dasar untuk mencantumkan seseorang sebagai penulis.

2. Kontribusi Penulis

Jurnal Bina Ilmu Cendekia mewajibkan setiap naskah untuk menyertakan Pernyataan Kontribusi Penulis (Author Contributions Statement) yang menjabarkan kontribusi masing-masing penulis. Jurnal Bina Ilmu Cendekia menyediakan kerangka kerja terstandarisasi untuk mendeskripsikan kontribusi terhadap karya ilmiah secara transparan.

a. Konseptualisasi – Perumusan atau pengembangan tujuan dan sasaran penelitian secara menyeluruh.

b. Metodologi – Pengembangan atau perancangan metodologi; pembuatan model.

c. Perangkat Lunak – Pemrograman, pengembangan perangkat lunak, implementasi kode komputer dan algoritma pendukung, atau pengujian komponen kode yang sudah ada.

d. Validasi – Verifikasi terhadap reprodusibilitas atau validitas hasil, eksperimen, maupun luaran penelitian lainnya.

e. Analisis Formal – Penerapan teknik statistik, matematika, komputasi, atau teknik formal lainnya untuk menganalisis atau menyintesis data penelitian.

f. Investigasi – Pelaksanaan proses penelitian, eksperimen, atau pengumpulan data/bukti.

g. Sumber Daya – Penyediaan bahan penelitian, instrumentasi, fasilitas, sampel, sumber daya komputasi, atau sumber daya penelitian lainnya.

h. Kurasi Data – Pengelolaan, pengorganisasian, anotasi, pemeliharaan, dan pelestarian data penelitian untuk penggunaan awal maupun di masa mendatang.

j. Penulisan Draf Awal – Penyusunan dan pembuatan naskah awal.

k. Penulisan Tinjauan & Penyuntingan – Peninjauan kritis, pemberian komentar, revisi, atau penyuntingan naskah.

l. Visualisasi – Penyiapan, pembuatan, dan penyajian data atau temuan penelitian dalam bentuk visual.

m. Supervisi – Pengawasan, kepemimpinan, dan bimbingan terkait perencanaan serta pelaksanaan penelitian.

o. Administrasi Proyek – Pengelolaan dan koordinasi kegiatan penelitian.

p. Perolehan Pendanaan – Perolehan dukungan finansial untuk proyek penelitian.

Seorang penulis dapat diberikan lebih dari satu peran yang sama dapat diberikan kepada lebih dari satu penulis jika memang sesuai. Hanya peran yang benar-benar dijalankan oleh kontributor yang boleh dicantumkan.

Jurnal Bina Ilmu Cendekia digunakan untuk menjelaskan siapa saja yang berkontribusi dalam karya tersebut dan dalam kapasitas apa. Penetapan peran tidak dengan sendirinya menentukan apakah seseorang memenuhi syarat sebagai penulis (authorship). Pernyataan Kontribusi Penulis harus disertakan di dalam naskah dan akan dipublikasikan sebagai bagian dari artikel akhir seperti contoh berikut:

Penulis 1: Konseptualisasi, Metodologi, Investigasi, Analisis formal, Penulisan Draf Awal, dan Penulis 2: Supervisi, Validasi, Sumber daya, Penulisan Tinjauan & penyuntingan.

3. Penulis Koresponden dan Kepengarangan Wajib

Penulis Korespondensi berfungsi sebagai kontak utama antara penulis selama proses penyerahan, tinjauan sejawat, publikasi, dan pasca-publikasi. Penulis Korespondensi bertanggung jawab untuk memastikan bahwa:

a. Semua penulis yang terdaftar memenuhi syarat untuk menjadi penulis.

b. Tidak ada penulis yang memenuhi syarat yang dihilangkan dan tidak ada penulis yang tidak pantas yang dimasukkan.

c. Semua penulis telah meninjau dan menyetujui naskah yang dikirimkan.

d. Semua penulis telah menyetujui daftar penulis dan urutan penulis.

e. Pernyataan kontribusi secara akurat mewakili kontribusi semua penulis dan telah disetujui oleh mereka.

Semua pernyataan dan informasi relevan yang diserahkan ke Jurnal Bina Ilmu Cendekia adalah lengkap dan akurat.

4. Urutan Penulis dan Perubahan Kepenulisan

Daftar penulis dan urutan penulis harus ditentukan serta disepakati oleh seluruh penulis sebelum naskah diserahkan. Jurnal Bina Ilmu Cendekia tidak menentukan urutan penulis atas nama para penulis.

Setiap permintaan untuk menambah, menghapus, menyusun ulang, atau mengubah kepenulisan setelah naskah diserahkan hanya akan dipertimbangkan jika disertai dengan alasan yang sah.

Jurnal Bina Ilmu Cendekia pada umumnya tidak mengizinkan perubahan kepenulisan setelah naskah diterima untuk diterbitkan, kecuali jika diperlukan untuk memperbaiki kesalahan kepenulisan yang terbukti atau untuk menangani masalah etika publikasi maupun integritas penelitian.

Jika perubahan kepenulisan disetujui setelah naskah diterbitkan, catatan ilmiah akan diperbarui secara transparan melalui pemberitahuan koreksi (Correction) atau bentuk pemberitahuan pasca publikasi lainnya yang sesuai.

5. Kontributor Bukan Penulis dan Kepenulisan yang Tidak Tepat

Individu yang berkontribusi pada penelitian atau naskah namun tidak memenuhi kriteria sebagai penulis tidak boleh dicantumkan dalam daftar penulis. Jika dirasa perlu, kontribusi mereka dapat diakui dalam bagian Ucapan Terima Kasih (Acknowledgement).

Jurnal Bina Ilmu Cendekia tidak menoleransi praktik kepenulisan yang tidak tepat atau menyesatkan, termasuk:

Penulis Tamu atau Hadiah – Mencantumkan seseorang sebagai penulis meskipun yang bersangkutan tidak memberikan kontribusi ilmiah yang memenuhi syarat.

Penulis Kehormatan – Memberikan status penulis semata-mata karena senioritas, posisi akademik, wewenang, reputasi, atau hubungan kelembagaan, bukan karena kontribusi ilmiah yang nyata.

Penulis Bayangan – Tidak mencantumkan individu yang telah memberikan kontribusi yang memenuhi syarat kepenulisan, atau menyembunyikan kontribusi substansial terhadap penelitian atau naskah.

Praktik jual beli, pertukaran, pengalihan, atau penyerahan status kepenulisan tanpa adanya kontribusi ilmiah yang nyata juga dilarang.

6. Sengketa Penulis dan Pelanggaran Etika

Para penulis diharapkan untuk menyelesaikan pertanyaan terkait kepenulisan, urutan penulis, dan kontribusi sebelum menyerahkan naskah.

Jika terjadi sengketa kepenulisan selama proses editorial, Jurnal Bina Ilmu Cendekia dapat menangguhkan pemrosesan naskah sampai masalah tersebut diklarifikasi. Tim Editorial dapat meminta pernyataan dari para penulis, informasi kontribusi berdasarkan dokumentasi pendukung, atau klarifikasi dari institusi terkait.

Editor Jurnal Bina Ilmu Cendekia dapat menilai kepatuhan terhadap kebijakan kepenulisan jurnal, namun pada umumnya tidak bertanggung jawab untuk menengahi sengketa mengenai kontribusi relatif dari masing-masing peneliti. Jika para penulis tidak dapat menyelesaikan sengketa substantif, jurnal dapat merujuk masalah tersebut kepada institusi terkait atau badan integritas penelitian.

Dugaan praktik kepenulisan yang tidak tepat seperti Penulis Tamu atau Hadiah, Penulis Kehormatan, Penulis Bayangan atau bentuk lainnya akan ditangani sesuai dengan panduan COPE yang relevan. Jika diperlukan demi menjaga integritas catatan ilmiah, Jurnal Bina Ilmu Cendekia dapat mengambil tindakan editorial atau tindakan pascapublikasi yang sesuai, termasuk koreksi atau penarikan kembali (retraction) artikel.

7. Kecerdasan Buatan dan Kepenulisan

Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) generatif, Model Bahasa Besar (Large Language Models/LLMs), chatbot, dan teknologi lain yang berbasis AI tidak dapat dicantumkan sebagai penulis atau rekan penulis karena teknologi tersebut tidak dapat memikul tanggung jawab dan akuntabilitas atas karya ilmiah.

Penulis manusia tetap bertanggung jawab penuh atas seluruh konten yang diserahkan kepada dan diterbitkan oleh Jurnal Bina Ilmu Cendekia termasuk konten yang dikembangkan dengan bantuan AI atau teknologi pendukung lainnya.

Setiap penggunaan AI atau teknologi berbasis AI harus mematuhi Kebijakan Kecerdasan Buatan Generatif (Generative AI Policy) dari Jurnal Bina Ilmu Cendekia serta ketentuan pengungkapan informasi yang berlaku.