https://jurnal.icjambi.id/index.php/jbic/issue/feed Jurnal Bina Ilmu Cendekia 2022-06-30T00:00:00+07:00 M. Kamal eduinsan75@gmail.com Open Journal Systems <p><a title="JBIC" href="https://jurnal.icjambi.id/index.php/jbic/index">Jurnal Bina Ilmu Cendekia</a> bertujuan untuk memfasilitasi para siswa, guru, dosen, praktisi pendidikan dan peneliti untuk mempublikasikan karya ilmiah mereka baik berupa reveiw literasi, penelitian, pengabdian dalam bidang pendidikan, Teaching and Learning,Curriculum Development Learning Environments,Teacher Education, Educational Technology,Educational Developments</p> https://jurnal.icjambi.id/index.php/jbic/article/view/119 MAZHAB-MAZHAB SINTAKSIS BAHASA ARAB “NAHWU” (Basrah, Kufah, Bagdad, Andalusia, Mesir) 2021-06-30T05:32:08+07:00 <p>Pada penciptaan awal ilmu tata bahasa Arab (nahwu) oleh Abul Aswad Ad-Dualy, istilah aliran atau mazhab belum begitu populer. Setelah munculnya gerakan studi bahasa di Kufah, maka istilah mazhab baru mulai disebut. Adapun mazhab-mazhab yang muncul sepanjang fase perkembangannya ini yaitu; <strong><em>mazhab Bashrah, mazhab Kufah, mazhab Bagdad</em></strong>, <strong><em>mazhab Andalusia, mazhab Mesir.</em></strong> Muhammad Tanthowy membagi sejarah perkembangan tata bahasa Arab (nahwu) dalam empat fase; 1) fase perkembangan dan pembentukan (Basrah), 2) fase kemunculan dan pertumbuhan (Basrah dan Kufah), 3) fase kedewasaan dan kesempurnaan (Basrah dan Kufah), dan 4) fase pembobotan dan numerasi dalam klasifikasi (Baghdad, Andalusia, dan Syam). Para ulama, sepakat bahwa pecahnya mazhab Baghdad merupakan garis pemisah antara ulama konservatif dan ulama modern di bidang nahwu. Tulisan ini akan membahas sejarah perkembangan mazhab tata bahasa Arab (nahwu) dengan berbagai karakteristiknya</p> 2022-04-08T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2021 M. Kamal https://jurnal.icjambi.id/index.php/jbic/article/view/152 PERAN PEMERINTAH TERHADAP PENANAMAN NILAI-NILAI DEMOKRASI KEPADA MASYARAKAT (STUDI DESA SUMBERDADI, KECAMATAN TEGALDLIMO, KABUPATEN BANYUWANGI) 2022-04-25T23:05:39+07:00 Rinda Septia Ningrum rindaseptia99@gmail.com <p>Demokrasi adalah suatu sistem pemerintahan dimana kedaulatan tertinggi berada di tangan rakyat. Adapun, secara etimologis demokrasi berasal dari bahasa Yunani, yaitu <em>“demos” </em>yang berarti rakyat dan <em>“kratos </em>atau <em>kratein” </em>yang berarti kekuasaan atau berkuasa. Demokrasi dapat diartikan rakyat berkuasa atau “<em>government or rule by the people” </em>(pemerintahan oleh rakyat). Peran pemerintahan yang baik adalah landasan bagi penyusunan dan penerapan kebijakan negara yang demokratis dalam era globalisasi. Fenomena demokrasi ditandai dengan menguatnya kontrol masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintah, sementara fenomena globalisasi ditandai dengan saling ketergantungan antar bangsa, terutama dalam pengelolaan sumber-sumber daya ekonomi. Pemerintah sebelumnya memegang kuat kendali pemerintahan, cepat atau lambat mengalami pergeseran peran dari posisi yang serba mengatur ke posisi sebagai fasilitator. dapat disimpulkan bahwa Indonesia adalah negara demokrasi, dengan kekuasaan tertinggi berada di tangan rakyat dan rakyat memiliki peranan penting dalam aspek kehidupan bernegara. Oleh karena itu sangatlah penting bagi masyarakat untuk mengetahui tentang cara berkehidupan, berbangsa dan bernegara atau dengan kata lain berdemokrasi. Tanpa adanya kesadaran demokrasi, maka tingkat partisipasi politik masyarakat juga rendah yang dapat berdampak pada terhambatnya pembangunan nasional. Kesadaran demokrasi dapat diperoleh melalui beberapa hal. Fokus dari sebuah masyarakat demokratis adalah tanggung jawab terhadap diri sendiri dan ikut serta bertanggung jawab yang dapat dilakukan dalam banyak bentuk, salah satunya melalui aktivitas dalam perkumpulan suatu peran pemerintah.</p> 2022-04-20T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Rinda Septia Ningrum https://jurnal.icjambi.id/index.php/jbic/article/view/105 STRATEGI MASYARAKAT JAWA DALAM MENGHADAPI PANDEMI COVID 19 & REVOLUSI INDUSTRI 4.0 2021-06-30T01:11:16+07:00 Yulanda herawati yulandaherawati22@gmail.com novika sinta nuriyah novikanuriyah41303@gmail.com moh. Waliyya saba el dabi dabimohamad@gmail.com aden saka al basith adendewaruci2000@gmail.com <p>Pemasaran viral adalah suatu bentuk strategi pemasaran&nbsp;modern yang menjanjikan ketenaran produk yang dipasarkan, dengan melihat tingginya animo masyarakat yang selalu terhubung koneksi internet untuk mengakses fitur-fitur gratis (yang sebenarnya telah diselipkan berbagai macam link yang menjadi terapan dari pemasaran viral). Ide&nbsp;kreatif&nbsp;sangat diperlukan dalam jenis pemasaran ini karena masyarakat pengguna internet cukup kritis dalam memilah informasi mana yang murni sebagai informasi dan mana yang merupakan strategi bisnis.</p> <p>Viral dapat dimanfaatkan untuk menarik minat dari penonton dalam pentas budaya, festival budaya. Salah satu komunitas seni yang ada di Magelang adalah Komunitas Lima Gunung. Komunitas Lima Gunung beranggotakan para pegiat seni dari kalangan petani dan masyarakat dusun-dusun kawasan Gunung Merapi, Merbabu, Andong, Sumbing, dan Menoreh. Selama ini mereka tanpa pamrih menggelar hajatan tahunan bernama Festival Lima Gunung secara mandiri. Festival Lima Gunung dapat menarik seniman dari berbagai daerah Indonesia bahkan dari mancanegara seperti Australia. Sebelum Festival diadakan proses pemasaran viral dengan pembuatan video pesona Indonesia yang diunggah ke media sosial. Dari Media sosial masyarakat banyak mengetahui dan tertarik untuk berkunjung ke acara Festival Lima Gunung. Ini salah satu bukti viral dapat menarik wisatawan mancanegara berkunjung dan mengapresiasi budaya yang ada di Indonesia.</p> 2022-04-05T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2020 Yulanda herawati, novika sinta nuriyah, moh. Waliyya saba el dabi, aden saka al basith https://jurnal.icjambi.id/index.php/jbic/article/view/145 KEPEMIMPINAN KEPALA MADRASAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU MAN 2 TANJUNG JABUNG TIMUR MUARA SABAK 2022-04-15T01:38:00+07:00 Mohamad arsad eduinsan75@gmail.com <p>Artikel ini bertujuan untuk mengetahui tentang peran kebijakan kepala madrasah dalam meningkatkan profesionalisme guru di <em>Madrasah Aliah Negeri</em> (MAN) 2 Tanjung Jabung Timur Muara Sabak. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi. Subyek penelitian ini adalah kepala madrasah, tenaga kependidikan dan guru di MAN 2 Tanjung Jabung Timur Muara Sabak. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan kepala madrasah di MAN 2 Tanjung Jabung Timur Muara Sabak sudah cukup baik, dalam hal ini peran kebijakan kepala sekolah dalam rangka peningkatan profesionalisme guru sangat dominan. Kepala madrasah melaksanakan kebijakan tersebut dengan mengadakan pertemuan bulanan; memberikan tugas; menyelenggarakan pelatihan, seminar, lokakarya; memberikan penghargaan/tunjangan kepada guru yang berprestasi dan sanksi bagi guru yang melanggar kebijakan di madrasah. Profesionalisme guru meningkat dengan baik, terlihat pada: kedisiplinan aktif dalam pembelajaran; pengembangan keterampilan, dan mampu menguasai materi dalam pembelajaran.</p> 2022-04-15T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Mohamad arsad https://jurnal.icjambi.id/index.php/jbic/article/view/146 IMPLEMENTASI MANAJEMEN BERBASIS MADRASAH DI MIN 2 MUARO JAMBI 2022-04-15T01:53:32+07:00 Muhammad Arsyad eduinsan75@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, menganalisis, dan mengevaluasi tingkat keberhasilan, manfaat dan kendala penerapan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) di MIN 2 Muaro Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, studi dokumen, dan wawancara dengan Pengawas Madrasah, Kepala Madrasah, Wakil Kepala Bidang Kurikulum dan Kesiswaan, Komite Madrasah, Masyarakat dan Siswa. Dalam memvalidasi data digunakan teknik triangulasi yang berkaitan dengan sumber data dan metode. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa secara umum pelaksanaan MBS ditinjau dari konteks, masukan, proses dan hasil sangat efektif, karena berdampak pada: peningkatan mutu pendidikan, kesadaran madrasah dan masyarakat, tanggung jawab madrasah kepada panitia, orang tua siswa, masyarakat dan pemerintah serta meningkatkan persaingan yang sehat antar madrasah.</p> 2022-04-15T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Muhammad Arsyad https://jurnal.icjambi.id/index.php/jbic/article/view/147 PENGEMBANGAN DESA KEBANGSAAN PATOMAN MELALUI FESTIVAL KEBANGSAAN DALAM PENGABDIAN PADA MASYARAKAT 2022-04-15T04:43:18+07:00 Miskawi Miskawi@unibabwi.ac.id Agus Mursidi agusmursidi78@gmail.com Dhalia Soetopo dhalia@unibabwi.ac.id Abdul Shomad Miskawi@unibabwi.ac.id Hervina Nurullita hervina@unibabwi.ac.id <p>Desa Kebangsaan bukan sekadar suatu desa yang di publikasikan sebagai desa wisata namun festival kebangsaan seagai pertunjukkan yang semata-mata mempunyai fungsi estetis, seperti yang terlihat dari ungkapan “seni untuk seni”, tetapi juga berkaitan dengan komunitas sosial yang berada di luar dunia seni. Dalam pengabdian ini, melalui disiplin ilmu antropologi pendidikan, dibahas penggunaan Desa Kebangsaan sebagai sarana untuk pengabdian masyarakat (abdimas) yang dilakukan pada tahun 2021–2022. Kegiatan abdimas ini melibatkan mahasiswa untuk bekerja sama dengan anggota masyarakat yang terlibat untuk kegiatan festival dengan tema Kebangsaan dan toleransi dan mederasi. Festival ini ini diharapkan mampu merefleksikan pemahaman serta interpretasi mereka atas permasalahan sosial dan budaya yang di titik beratkan dalam konsep kebangsaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa keberagaman agama suku dan ras sebagai sarana abdimas mampu menyediakan wadah bagi mahasiswa untuk membentuk tanggung jawab dan mengasah kepekaan sosial mereka. Desa kebangsaan juga membantu mahasiswa belajar memahami permasalahan sosial yang ada dan mendokumentasikan pemahaman tersebut melalui proses festival kebangsaan. Hasil yang dicapai ialah pembentukan agensi budaya mahasiswa maupun anggota masyarakat yang terlibat.</p> 2022-04-15T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Miskawi, Agus Mursidi, Dhalia Soetopo, Abdul Shomad, Hervina Nurullita https://jurnal.icjambi.id/index.php/jbic/article/view/149 ANALISIS KESELAMATAN KERJA PADA OBJEK WISATA OLAH RAGA REKREASI X BADENG RAFTING KABUPATEN BANYUWANGI 2022-04-25T17:09:43+07:00 <p>Keselamatan kerja merupakan hal yang sangat penting terutama pada olahraga rekreasi karena penyelenggaraan olahraga rekreasi mempunyai resiko yang tinggi, begitu juga pada X Badeng Rafting. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis keselamatan kerja pada atraksi olahraga rekreasi X Badeng Rafting, ditinjau dari aspek sumber daya manusia dan infrastruktur. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Responden dalam penelitian ini adalah 2 manajer, 2 karyawan, 3 operator dan 14 pengunjung 14 Mahasiswa dalam dua aspek penelitian yaitu aspek sumber daya manusia dan aspek infrastruktur. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi, dan penelusuran dokumen. Pengelolaan data untuk hasil yang diperoleh menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian untuk keselamatan kerja pada wahana olahraga rekreasi X Badeng Rafting Kabupaten &nbsp;Banyuwangi ditinjau dari segi sumber daya manusia, dari 7 sub aspek penelitian, 6 sub aspek distandarisasi. Dari aspek sarana dan prasarana ditemukan bahwa dari 4 sub aspek penelitian terdapat 3 indikator pada 3 sub aspek yang perlu distandarisasi. Kesimpulan Penelitian tentang keselamatan kerja taman rekreasi air olahraga secara umum sudah terpenuhi, namun dari segi sumber daya masih perlu memenuhi standar penilaian kinerja pegawai. Dari aspek sarana dan prasarana, perlu dilakukan perbaikan kondisi fisik wahana dan pemenuhan indikator larangan penderita penyakit menular di kawasan rekreasi X Badeng Rafting</p> 2022-04-25T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Parino https://jurnal.icjambi.id/index.php/jbic/article/view/174 PROGRAM PARENTING IN IMPROVING THE QUALITY OF FAMILY EDUCATION 2022-06-20T01:25:09+07:00 Parino parinohidayattjs@gmail.com <p>Community service programs are one part of the tridharma of higher education. Therefore, it is an obligation for every lecturer and other academic community to be involved in community service programs Bakti Indosensia University, Banyuwangi Regency, which has rolled out a community service program with internal funding implemented throughout the Banyuwangi Regency in 2022, has integrated community education programs in the form of socialization and educational seminars with community service activities that are carried out continuously within 14 days. With the approach of mentoring, training and coaching, the service program provides a new color in the development of education in remote areas of Banyuwangi Regency, while the location chosen is Sraten Ke Village. Clureng sub-district, Banyuwangi Regency. The material presented is a <em>parenting </em>in improving the quality of family education. The results obtained are the expansion and accessibility of the community to educational services, including higher education.</p> 2022-08-20T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2022 Ilma Mufidah