PENGEMBANGAN DESA KEBANGSAAN PATOMAN MELALUI FESTIVAL KEBANGSAAN DALAM PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Main Article Content

Miskawi
Agus Mursidi
Dhalia Soetopo
Abdul Shomad
Hervina Nurullita

Abstract

Desa Kebangsaan bukan sekadar suatu desa yang di publikasikan sebagai desa wisata namun festival kebangsaan seagai pertunjukkan yang semata-mata mempunyai fungsi estetis, seperti yang terlihat dari ungkapan “seni untuk seni”, tetapi juga berkaitan dengan komunitas sosial yang berada di luar dunia seni. Dalam pengabdian ini, melalui disiplin ilmu antropologi pendidikan, dibahas penggunaan Desa Kebangsaan sebagai sarana untuk pengabdian masyarakat (abdimas) yang dilakukan pada tahun 2021–2022. Kegiatan abdimas ini melibatkan mahasiswa untuk bekerja sama dengan anggota masyarakat yang terlibat untuk kegiatan festival dengan tema Kebangsaan dan toleransi dan mederasi. Festival ini ini diharapkan mampu merefleksikan pemahaman serta interpretasi mereka atas permasalahan sosial dan budaya yang di titik beratkan dalam konsep kebangsaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa keberagaman agama suku dan ras sebagai sarana abdimas mampu menyediakan wadah bagi mahasiswa untuk membentuk tanggung jawab dan mengasah kepekaan sosial mereka. Desa kebangsaan juga membantu mahasiswa belajar memahami permasalahan sosial yang ada dan mendokumentasikan pemahaman tersebut melalui proses festival kebangsaan. Hasil yang dicapai ialah pembentukan agensi budaya mahasiswa maupun anggota masyarakat yang terlibat.

Article Details

How to Cite
Miskawi, Agus Mursidi, Dhalia Soetopo, Abdul Shomad, & Hervina Nurullita. (2022). PENGEMBANGAN DESA KEBANGSAAN PATOMAN MELALUI FESTIVAL KEBANGSAAN DALAM PENGABDIAN PADA MASYARAKAT. Jurnal Bina Ilmu Cendekia, 3(1), 59-73. https://doi.org/10.46838/jbic.v3i1.147
Section
Articles