STRATEGI MASYARAKAT JAWA DALAM MENGHADAPI PANDEMI COVID 19 & REVOLUSI INDUSTRI 4.0

Main Article Content

Yulanda herawati
novika sinta nuriyah
moh. Waliyya saba el dabi
aden saka al basith

Abstract

Pemasaran viral adalah suatu bentuk strategi pemasaran modern yang menjanjikan ketenaran produk yang dipasarkan, dengan melihat tingginya animo masyarakat yang selalu terhubung koneksi internet untuk mengakses fitur-fitur gratis (yang sebenarnya telah diselipkan berbagai macam link yang menjadi terapan dari pemasaran viral). Ide kreatif sangat diperlukan dalam jenis pemasaran ini karena masyarakat pengguna internet cukup kritis dalam memilah informasi mana yang murni sebagai informasi dan mana yang merupakan strategi bisnis.


Viral dapat dimanfaatkan untuk menarik minat dari penonton dalam pentas budaya, festival budaya. Salah satu komunitas seni yang ada di Magelang adalah Komunitas Lima Gunung. Komunitas Lima Gunung beranggotakan para pegiat seni dari kalangan petani dan masyarakat dusun-dusun kawasan Gunung Merapi, Merbabu, Andong, Sumbing, dan Menoreh. Selama ini mereka tanpa pamrih menggelar hajatan tahunan bernama Festival Lima Gunung secara mandiri. Festival Lima Gunung dapat menarik seniman dari berbagai daerah Indonesia bahkan dari mancanegara seperti Australia. Sebelum Festival diadakan proses pemasaran viral dengan pembuatan video pesona Indonesia yang diunggah ke media sosial. Dari Media sosial masyarakat banyak mengetahui dan tertarik untuk berkunjung ke acara Festival Lima Gunung. Ini salah satu bukti viral dapat menarik wisatawan mancanegara berkunjung dan mengapresiasi budaya yang ada di Indonesia.

Article Details

How to Cite
Yulanda herawati, novika sinta nuriyah, moh. Waliyya saba el dabi, & aden saka al basith. (2022). STRATEGI MASYARAKAT JAWA DALAM MENGHADAPI PANDEMI COVID 19 & REVOLUSI INDUSTRI 4.0. Jurnal Bina Ilmu Cendekia, 3(1), 18-32. https://doi.org/10.46838/jbic.v3i1.105
Section
Articles