MAZHAB-MAZHAB SINTAKSIS BAHASA ARAB “NAHWU” (Basrah, Kufah, Bagdad, Andalusia, Mesir)

Authors

  • M. Kamal Guru Bahasa Arab MAN Insan Cendekia Jambi

DOI:

https://doi.org/10.46838/jbic.v3i1.119

Keywords:

madrasah, nahwu, mazhab

Abstract

Pada penciptaan awal ilmu tata bahasa Arab (nahwu) oleh Abul Aswad Ad-Dualy, istilah aliran atau mazhab belum begitu populer. Setelah munculnya gerakan studi bahasa di Kufah, maka istilah mazhab baru mulai disebut. Adapun mazhab-mazhab yang muncul sepanjang fase perkembangannya ini yaitu; mazhab Bashrah, mazhab Kufah, mazhab Bagdad, mazhab Andalusia, mazhab Mesir. Muhammad Tanthowy membagi sejarah perkembangan tata bahasa Arab (nahwu) dalam empat fase; 1) fase perkembangan dan pembentukan (Basrah), 2) fase kemunculan dan pertumbuhan (Basrah dan Kufah),  3) fase kedewasaan dan kesempurnaan (Basrah dan Kufah), dan 4) fase pembobotan dan numerasi dalam klasifikasi (Baghdad, Andalusia, dan Syam). Para ulama, sepakat bahwa pecahnya mazhab Baghdad merupakan garis pemisah antara ulama konservatif dan ulama modern di bidang nahwu. Tulisan ini akan membahas sejarah perkembangan mazhab tata bahasa Arab (nahwu) dengan berbagai karakteristiknya

Published

2021-06-30

How to Cite

M. Kamal. (2021). MAZHAB-MAZHAB SINTAKSIS BAHASA ARAB “NAHWU” (Basrah, Kufah, Bagdad, Andalusia, Mesir). Jurnal Bina Ilmu Cendekia, 3(1), 172-176. https://doi.org/10.46838/jbic.v3i1.119